BREAKING

Selasa, 02 Desember 2014

PESAN-PESAN K.H. AHMAD DAHLAN KETIKA SAKIT


Pesan-pesan KH.Ahmad Dahlan yang disampaikan kepada istrinya Nyi Ahmad Dahlan saat beliau sedang terbaring Sakit.
1.  Jangan sesekali kamu menduakan pandangan Muhammadiyah dengan Perkumpulan lainnya
2.    Jangan sentimen, jangan sakit hati kalau menerima celaan dan kritikan
3.    Jangan sombong, jangan berbesar hati kalau menerima pujian
4.    Jangan Jubriya (Ngujub – Kibir dan Riya’)
5.    Dengan ikhlas murni hatinya, kalau sedang berkembang harta, pikiran dan tenaga
6.    Harus bersungguh-sungguh hati dan tetap tegak pendiriannya (jangan was-was).

Pesan KH. Ahmad Dahlan tersebut perlu kita aktualisasikan dan disosialisasikan pada Keluarga besar Muhammadiyah untuk lebih memantapkan lagi ideologi Muhammadiyah, hal ini ada kecenderungan, bahkan beberapa aktivis Muhammadiyah lebih patuh pada ideologi baru yang mereka dapatkan dibanding ideologi Muhammadiyah.

Penting bagi warga Muhammadiyah memegang teguh SK PP Muhammadiyah nomor 149/KEP/I/O/B/2006, tanggal 1 Desember 2006 point ke-3 : “Segenap anggota Muhammadiyah  perlu menyadari, memahami dan bersikap kritis bahwa seluruh Partai Politik di Negeri ini, termasuk Partai Politik yang mengklaim diri atau mengembangkan sayap/ kegiatan Dakwah seperti Partai Keadilan Sejahtera adalah benar-benar Partai Politik.  Setiap Partai Politik berorientasi meraih kekuasaan. Karena itu, dalam  menghadapi Partai Politik manapun kita harus berpijak pada Khittah Muhammadiyah dan harus membebaskan diri dari, serta tidak menghimpitkan diri dengan misi, kepentingan, kegiatan, dan tujuan Partai Politik tersebut “.

PP Muhammadiyah mengeluarkan SK tersebut dan menyebut salah satu Partai Pilitik, berdasarkan pada keprihatinan lenturnya ideologi Muhammadiyah, dan berbenturan dengan ideologi yang dipegang teguh Partai tersebut. Dengan kata lain : aktivis Muhammadiyah yang aktif di PAN, GOLKAR, PBB, PKB dan PDIP sekalipun tetap berideologi Muhammadiyah, taat dan setia pada Khittah perjuangan Muhammadiyah, sebaliknya yang aktif di PKS, ideologi Muhammadiyah telah lepas diganti dengan ideologi Partai. Perlu peneguhan Ideologi Muhammadiyah, baik untuk Pimpinan, kader maupun warga Muhammadiyah.

Apakah Penting peneguhan ideologi dalam Muhammadiyah ?
Ya...sangat penting, karena ada indikasi anggota dan Pimpinan Muhammadiyah kurang teguh dalam memegang prinsip-prinsip dalam bermuhammadiyah. Pada periode kepemimpinan Pak AR Fachruddin, ada gerakan kesadaran yaitu “ Memuhammadiyahkan kembali warga Muhammadiyah “. Ini mengandung arti :
1. Belum tentu warga Muhammadiyah paham tentang Muhammadiyah
2. Landasan dan prinsip-prinsip gerakan harus selalu disosialisasikan kepada warga Muhammadiyah
3.  Mulai luntur tingkat kepatuhan warga Muhammadiyah terhadap ideologi Muhammadiyah.

diambil dari : http://muhammadiyahsampit.blogspot.com

Posting Komentar

Yang mau berkomentar monggo.....

 
Copyright © 2013 SMP MUHAMMADIYAH 1 GEDANGSARI